BNI Serius Perkuat Keamanan Siber Pasar Modal, Biar Investor Tenang!

Sheila Anindita

Februari 11, 2026

2 menit baca
Min Read
BNI Serius Perkuat Keamanan Siber Pasar Modal, Biar Investor Tenang!

BNI lagi serius banget nih soal keamanan siber di pasar modal Indonesia. Penting banget lho, apalagi sekarang transaksi digital makin menggila. Nah, kalau sampai ada gangguan siber, bisa-bisa bikin investor panik dan stabilitas pasar modal jadi goyang. Makanya, BNI baru-baru ini ngadain forum BNI Market Outlook 2026. Tujuannya jelas: biar infrastruktur dan tata kelola keamanan di ekosistem pasar modal nasional kita makin kuat dan nggak gampang jebol.

Forum BNI Market Outlook 2026 ini bukan cuma ajang kumpul-kumpul biasa. Di sini, para ahli dan pelaku industri fokus bahas gimana caranya memperkuat *cybersecurity* biar sistem perdagangan, kustodian, sampai layanan pendukung pasar modal tetap *on point* dan aman. Mereka sadar banget kalau risiko serangan siber itu nyata dan bisa banget ganggu kepercayaan investor kalau nggak ditangani serius dari sekarang.

Lagi anget:  Hacker Korut Sikat Kripto Pakai AI & Deepfake, Waspada!

Direktur Treasury & International Banking BNI, Abu Santosa Sudradjat, dalam keterangan tertulisnya Senin (9/2/2026), bilang kalau diskusi kayak gini penting banget buat nambah wawasan semua pihak. Dia berharap, rangkaian diskusi ini bisa kasih *insight* yang berharga, bikin perspektif makin luas, dan yang paling penting, memperkuat sinergi antara regulator, perbankan, dan semua pelaku industri pasar modal. Pokoknya, kerja sama itu kunci!

Di salah satu sesi diskusi yang fokus ke *update* keamanan dan regulasi siber, ada pembicara keren dari BEI dan KSEI. Irvan Susandy dari BEI dan Dharma Setyadi dari KSEI ngejelasin perkembangan kebijakan terbaru dan gimana cara mereka memperkuat tata kelola keamanan siber. Mereka juga menekankan pentingnya ningkatin *awareness* soal Cyber & IT buat para penyelenggara teknologi di industri pasar modal. Ini krusial banget, gengs, biar sistem kita nggak gampang dibobol di tengah maraknya serangan siber.

Lagi anget:  Norwegia Resmi Tuding Hacker Tiongkok Lakukan Mata-mata

BNI sendiri juga nggak mau ketinggalan. Direktur Information & Technology BNI, Toto Prasetio, menegaskan kalau infrastruktur digital mereka sudah siap tempur lewat BNI API Digital Services. Ini adalah layanan teknologi yang khusus disediain buat ekosistem pasar modal. Nggak cuma itu, BNI juga jadi Bank Mitra Rekening Dana Nasabah (RDN) buat perusahaan efek, dengan sistem yang dirancang super aman, terintegrasi, dan fleksibel sesuai kebutuhan industri.

Selain nyediain infrastruktur dan layanan yang canggih, BNI juga aktif banget ngasih edukasi. Mereka rutin berbagi info soal potensi ancaman siber yang lagi *hype* dan strategi mitigasi alias cara ngatasinnya. Tujuannya satu: biar ketahanan sistem kita di era digital ini makin kuat dan nggak gampang goyah. Intinya, semua pihak diajak buat bareng-bareng jaga keamanan pasar modal dari serangan siber.

Lagi anget:  Microsoft Exchange Online Keliru Tandai Email Sah sebagai Phishing

Tinggalkan komentar

Related Post

Tinggalkan komentar