Norwegia Resmi Tuding Hacker Tiongkok Lakukan Mata-mata

Sheila Anindita

Februari 12, 2026

2 menit baca
Min Read
Norwegia Resmi Tuding Hacker Tiongkok Lakukan Mata-mata

Layanan Keamanan Polisi Norwegia (PST) mengonfirmasi bahwa kelompok peretas Salt Typhoon yang didukung Tiongkok telah membobol beberapa organisasi di Norwegia. Pengumuman yang disampaikan pada hari Jumat ini menyebutkan bahwa intrusi dilakukan melalui eksploitasi perangkat jaringan yang rentan, menandai Norwegia sebagai korban terbaru dalam kampanye spionase siber global.

Kelompok peretas yang didukung negara Tiongkok ini secara konsisten menargetkan infrastruktur penting untuk tujuan spionase. Dengan pengungkapan ini, Norwegia bergabung dengan Amerika Serikat dan Kanada yang sebelumnya juga melaporkan intrusi serupa. Pejabat Amerika bahkan menyebut ancaman ini sebagai “ancaman yang menentukan zaman” terhadap infrastruktur penting dan jaringan telekomunikasi global.

Baik AS maupun Kanada telah mengonfirmasi intrusi Salt Typhoon ke infrastruktur telekomunikasi mereka selama setahun terakhir. Pada Agustus 2025, FBI mengungkapkan bahwa Salt Typhoon telah membahayakan setidaknya 200 perusahaan di AS, banyak di antaranya adalah operator infrastruktur penting.

Lagi anget:  Hacker Tiongkok Bisa Tembus 4 Operator Telco Singapura Sekaligus

Modus operandi kelompok peretas ini tetap konsisten: menargetkan penyedia telekomunikasi dan perusahaan infrastruktur jaringan untuk membangun kemampuan pengawasan jangka panjang. Dalam pembobolan di AS, Salt Typhoon diduga menyadap komunikasi para politisi senior. Pengungkapan tersebut memaksa perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan standar keamanan mereka secara signifikan.

Pengungkapan oleh Norwegia ini secara otomatis meningkatkan tekanan pada operator infrastruktur Eropa untuk mengaudit keamanan jaringan mereka, seiring dengan meluasnya kampanye Salt Typhoon melampaui Amerika Utara. Meskipun demikian, PST Norwegia tidak merinci nama perusahaan yang menjadi target atau berapa lama peretas berhasil mempertahankan akses. Kedutaan Besar Norwegia di AS juga belum memberikan tanggapan terkait permintaan detail tambahan, meninggalkan banyak pertanyaan mengenai cakupan pembobolan ini.

Lagi anget:  Pegawai Pemprov Banten Dilatih Cyber Security & Presentasi Efektif

Tinggalkan komentar

Related Post

Tinggalkan komentar