Pegawai Pemprov Banten Dilatih Cyber Security & Presentasi Efektif

Sheila Anindita

Februari 11, 2026

2 menit baca
Min Read
Pegawai Pemprov Banten Dilatih Cyber Security & Presentasi Efektif

Puluhan pegawai dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Banten baru aja ikutan pelatihan penting, lho! Mereka dibekali ilmu cyber security pemerintahan dan cara presentasi yang efektif di tahun 2026. Tujuannya jelas, biar para ASN makin siap menghadapi era digital dan makin jago komunikasi profesional.

Pelatihan ini bukan cuma agenda biasa, tapi bagian dari program gede buat ningkatin skill ASN secara terencana dan berkelanjutan. Kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Banten, E. A. Deni Hermawan, ini penting banget buat ngadepin transformasi digital yang makin ngebut.

Selama enam hari penuh, para peserta digembleng dengan berbagai materi. Mulai dari Anti Korupsi, Kebijakan dan Regulasi Keamanan Siber Pemerintahan, sampai penguatan Values ASN BerAKHLAK. Ada juga sesi Dinamika Kelompok buat bangun kolaborasi, komunikasi, dan kekompakan tim.

Lagi anget:  Hacker Vincenzo Iozzo Dihapus dari Situs Black Hat dan Code Blue

Nggak cuma teori, materi teknisnya juga seru! Peserta diajarin pengenalan administrasi Linux dan penyimpanan tools, dasar kriptografi, sampai praktik langsung pengujian keamanan server atau yang biasa disebut Penetration Testing (Pentest). Ini penting banget biar mereka bisa deteksi potensi celah keamanan sistem dan langsung ambil langkah pengamanan yang tepat.

Deni Hermawan juga menegaskan, di zaman digital sekarang, keamanan siber itu wajib, bukan pilihan lagi. Ancaman siber bisa berdampak besar ke sistem pemerintahan dan pelayanan publik kalau nggak ditangani serius dan profesional. Senada, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten, Beni Ismail, bilang kalau pelatihan ini bikin tiap OPD punya aparatur yang makin siap ngurusin keamanan siber.

Lagi anget:  Norwegia Resmi Tuding Hacker Tiongkok Lakukan Mata-mata

Para peserta juga antusias banget. Ketua kelas, Dwi Hastuti, bilang kalau pelatihan ini strategis buat ningkatin kompetensi ASN dalam memahami dan menerapkan prinsip keamanan informasi guna ngelindungin data dan sistem digital pemerintah. Peserta dari BPKAD Provinsi Banten, Ucu Sastra, ngerasa wawasannya makin terbuka buat tata kelola keamanan informasi, biar pelayanan publik makin aman, transparan, dan akuntabel di era transformasi digital.

Pesan dari Deni Hermawan ke para pegawai, jangan pernah puas buat terus belajar dan ngembangin diri. Pengetahuan yang didapat itu baru fondasi awal yang harus terus diasah. Tujuannya biar pelayanan makin maksimal dan program pembangunan daerah makin sukses.

Tinggalkan komentar

Related Post

Tinggalkan komentar