Hacker Tiongkok Bisa Tembus 4 Operator Telco Singapura Sekaligus

Sheila Anindita

Februari 12, 2026

2 menit baca
Min Read
Hacker Tiongkok Bisa Tembus 4 Operator Telco Singapura Sekaligus

Pemerintah Singapura mengonfirmasi bahwa peretas yang didukung Tiongkok, kelompok Salt Typhoon, berhasil menyusup ke empat operator telekomunikasi utamanya. Meskipun peretas memperoleh “akses terbatas” ke sistem penting, pejabat menyatakan tidak ada gangguan layanan atau pencurian data pelanggan yang terjadi. Insiden ini menambah daftar serangan siber oleh Salt Typhoon terhadap infrastruktur telekomunikasi di berbagai negara.

Pengumuman pemerintah Singapura hari ini mengungkapkan bahwa serangan tersebut menargetkan keempat penyedia telekomunikasi terbesar negara itu: Singtel, StarHub, M1, dan TPG Telecom. Keempat operator ini secara kolektif melayani seluruh populasi Singapura yang berjumlah 5,9 juta jiwa.

Pihak berwenang Singapura menegaskan bahwa kerusakan berhasil dibatasi. Peretas tidak mampu mengganggu layanan telekomunikasi vital atau mengekstraksi data pelanggan, meskipun mereka berhasil menembus sistem.

Lagi anget:  Microsoft Exchange Online Keliru Tandai Email Sah sebagai Phishing

Insiden ini menggarisbawahi kekhawatiran yang berkembang mengenai kesiapan keamanan telekomunikasi di tengah meningkatnya operasi siber yang disponsori negara secara global. Serangan serupa oleh Salt Typhoon sebelumnya juga telah menargetkan infrastruktur telekomunikasi di Amerika Serikat dan Eropa dalam beberapa bulan terakhir.

Sektor telekomunikasi dianggap sebagai infrastruktur nasional yang kritis, yang menopang komunikasi pemerintah hingga transaksi keuangan. Fakta bahwa keempat operator utama dapat dikompromikan menunjukkan adanya operasi yang terkoordinasi dan didukung sumber daya yang kuat, dengan tujuan strategis yang melampaui sekadar pencurian data.

Salt Typhoon telah diidentifikasi sebagai salah satu kelompok peretas yang disponsori negara Tiongkok paling aktif dalam setahun terakhir. Firma keamanan siber Mandiant, yang melacak aktivitas kelompok ini, sebelumnya telah mengaitkan Salt Typhoon dengan pelanggaran terhadap penyedia telekomunikasi di Amerika Serikat dan Eropa.

Lagi anget:  Hacker Korut Sikat Kripto Pakai AI & Deepfake, Waspada!

Taktik kelompok ini biasanya melibatkan eksploitasi kerentanan pada peralatan jaringan dan membangun akses persisten untuk pengumpulan intelijen jangka panjang. Peningkatan serangan ini memicu pertanyaan serius tentang pertahanan siber di sektor-sektor penting.

Tinggalkan komentar

Related Post

Tinggalkan komentar