Rekening Ludes? Modus Baru Penipuan M-Banking Ini!

Sheila Anindita

Februari 13, 2026

3 menit baca
Min Read
Modus Baru Penipuan M-Banking

M-banking memang bikin hidup lebih gampang karena bisa transaksi kapan saja dan di mana saja. Tapi, hati-hati banget, layanan ini juga jadi celah empuk buat penipu. Rekening kamu bisa ludes karena berbagai modus penipuan canggih, mulai dari file berbahaya di WhatsApp sampai jebakan QR code. Penting banget buat kita semua tahu modusnya dan cara menghindarinya biar uangmu tetap aman.

Penipuan m-banking ini biasanya pakai teknik phishing, yaitu cara licik untuk mencuri data pribadi sampai uang yang ada di rekening. Kuncinya cuma satu: jangan pernah kasih kode PIN m-banking kamu ke siapa pun! PIN itu ibarat kunci brankas digital kamu, kalau sampai orang lain tahu, uangmu bisa langsung hilang.

Salah satu media favorit penipu adalah WhatsApp. Mereka sering kirim file APK secara acak, berharap kamu klik, unduh, dan instal aplikasi berbahaya itu tanpa sadar. Begitu terinstal, data pribadi dan akses ke sistem ponselmu bisa langsung dicuri. Modus file APK ini macam-macam, mulai dari “LIHAT Foto Paket” yang ngaku-ngaku kurir, “Surat Undangan Pernikahan Digital”, sampai “Surat Tilang-1.0 apk” palsu. Baca juga BNI Serius Perkuat Keamanan Siber Pasar Modal, Biar Investor Tenang!.

Lagi anget:  Microsoft Exchange Online Keliru Tandai Email Sah sebagai Phishing

Enggak cuma itu, ada juga penipuan yang pakai nama aplikasi MyTelkomsel. Korban diminta klik file APK, lalu diminta kasih izin akses ke berbagai aplikasi di HP, termasuk foto, SMS, sampai layanan perbankan digital. Modus lain yang juga sering muncul adalah pengumuman palsu dari bank soal perubahan tarif transaksi yang enggak masuk akal, lalu kamu disuruh isi formulir di link phishing. Yang lebih parah, modus video call sex (VCS) dari nomor tak dikenal yang ujung-ujungnya bisa jadi pemerasan. Pakar keamanan siber, Alfons Tanujaya, bilang modus ini memanfaatkan ketidaktahuan korban soal teknologi. Jadi, kalau ragu atau merasa diperas, mending langsung hubungi teman yang lebih ngerti ya. info lagi tentan Microsoft Exchange Online Keliru Tandai Email Sah sebagai Phishing.

Lagi anget:  Hacker Vincenzo Iozzo Dihapus dari Situs Black Hat dan Code Blue

Modus baru lainnya yang lagi marak adalah quishing, gabungan dari kode QR dan phishing. Penipu bikin kode QR palsu yang kalau kamu scan, bakal ngarahin ke situs web berbahaya. Situs ini bukan cuma bisa nampilin teks biasa, tapi juga bisa ngelacak daftar aplikasi di HP kamu, bahkan alamat lokasi. Lewat situs palsu ini, pelaku bisa bikin HP kamu otomatis ngunduh file jahat yang membahayakan perangkat. Parahnya, kode QR ini gampang banget dibikin siapa saja tanpa keahlian khusus.

Biar rekeningmu aman sentosa dari berbagai modus penipuan ini, ada beberapa tips penting yang wajib kamu tahu. Pertama, jangan pernah kasih kode akses atau PIN m-banking ke orang lain, apalagi sampai dicatat atau disimpan di tempat yang gampang ketahuan. Selalu teliti setiap transaksi sebelum konfirmasi dan tunggu sampai ada respons balik dari bank.

Lagi anget:  BNI Serius Perkuat Keamanan Siber Pasar Modal, Biar Investor Tenang!

Setelah transaksi, selalu cek notifikasi SMS atau email dari bank. Kalau ada transaksi yang mencurigakan, jangan tunda, langsung kontak bank kamu. Kalau kamu curiga PIN kamu sudah diketahui orang lain, segera ganti PIN-nya. Dan kalau SIM Card kamu hilang atau dicuri, langsung lapor ke bank terdekat atau call center mereka.

Terakhir, hati-hati sama aplikasi spam atau malware yang ada di internet, karena bisa mencuri data pribadimu. Hindari transaksi internet banking di tempat umum yang pakai Wi-Fi gratis, karena data kamu berpotensi dicuri. Jangan lupa untuk selalu log out setelah selesai transaksi di internet banking, dan kalau kamu ganti HP, pastikan semua data di HP lama sudah terhapus biar enggak disalahgunakan.

Tinggalkan komentar

Related Post

Tinggalkan komentar