Direktorat Jenderal Pajak (DJP) baru-baru ini mengeluarkan peringatan penting buat masyarakat. Penipuan pajak dengan modus baru yang mengatasnamakan DJP lagi marak, terutama terkait isu aplikasi Coretax dan pemadanan NIK-NPWP. Modus ini makin canggih dan merespons isu terkini, seperti yang disampaikan Direktur P2Humas DJP, Inge Diana Rismawati, pada Senin, 16 Februari 2026. Jadi, kamu wajib banget waspada, ya!
Para penipu ini memanfaatkan isu perpajakan yang lagi hangat dan sering jadi topik obrolan. Mereka sering pakai dalih konfirmasi data perpajakan, pemadanan NIK-NPWP, atau tawaran instalasi aplikasi palsu seperti Coretax atau M-Pajak. Bahkan, ada juga yang pakai alasan pengembalian kelebihan pajak (restitusi) atau permintaan pelunasan tagihan pajak dan meterai elektronik. Tujuannya jelas, agar kamu panik dan langsung mengikuti instruksi mereka tanpa pikir panjang.
Modusnya, kamu bisa dihubungi lewat WhatsApp atau telepon. Mereka akan pakai berbagai alasan yang kedengarannya penting dan mendesak, seolah-olah dari pejabat atau pegawai pajak sungguhan. Misalnya, mereka bisa bilang perlu konfirmasi data atau membantu proses pemadanan NIK ke NPWP kamu, padahal itu cuma akal-akalan.
Setelah itu, mereka akan mulai beraksi dengan cara yang berbahaya. Bisa dengan mengirimkan file berformat .apk yang kalau kamu buka, data-data penting di ponselmu bisa dicuri. Atau, mereka juga sering membagikan tautan (link) palsu yang terlihat meyakinkan, tapi sebenarnya jebakan. Link palsu ini akan mengarahkan kamu untuk mentransfer uang ke rekening pribadi mereka. Ingat baik-baik, DJP tidak pernah meminta transfer uang ke rekening pribadi siapa pun, ya!
DJP sendiri sudah menegaskan hal ini berkali-kali. Direktur P2Humas DJP, Inge Diana Rismawati, mengingatkan, “DJP mengingatkan kembali masyarakat untuk tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Pejabat atau Pegawai DJP.” Pihak DJP menekankan, semua prosedur perpajakan itu dilakukan lewat kanal resmi yang transparan dan aman. Jadi, kalau ada oknum yang minta kamu unduh aplikasi mencurigakan atau transfer uang langsung, itu sudah pasti penipuan yang harus kamu hindari.
Jadi, kalau kamu menemukan hal-hal yang mencurigakan atau merasa ada yang tidak beres, jangan langsung panik atau menuruti permintaan mereka. Lebih baik segera lakukan cek silang atau konfirmasi ke kanal aduan resmi DJP yang sudah disediakan. Jangan sampai kamu jadi korban penipuan yang merugikan, ya! Selalu hati-hati dan jangan mudah percaya.









Tinggalkan komentar